TaniHub Gandeng GoFruit Populerkan Buah Lokal

TaniHub Gandeng GoFruit Populerkan Buah Lokal

Tanihub.com – Tajamnya pisau saat membelah sebuah melon golden dengan label Somerville, brand buah-buahan dari TaniHub, sontak memicu tepuk tangan dari para staf dan jajaran manajemen TaniHub dan GoFruit di bawah cerahnya matahari Senin pagi, 18 November 2019. Gagang pisau tersebut digenggam bersamaan oleh CEO TaniHub Group Ivan Arie Sustiawan dan CEO GoFruit Martin Widjaja, sebagai simbol hubungan yang erat terjalin di antara kedua belah pihak.

Kerja sama itu dapat berlangsung karena kedua perusahaan sama-sama memiliki harapan agar konsumen Indonesia semakin menggemari buah-buahan lokal, yang kualitasnya tidak kalah dari buah-buahan impor. Pada saat yang sama, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat didorong untuk bertumbuh karena pedagang yang menjual hasil tani dapat menawarkan produk-produknya dengan harga wajar.

Baca juga: Alasanmu Kenapa Wajib Mendukung Usaha Kecil & Produk Lokal

CEO GoFruit Martin Widjaja (kiri) dan CEO TaniHub Group Ivan Arie Sustiawan (kanan) memotong melon golden rock yang merupakan hasil panen TaniFund, platform peer-to-peer lending di bawah TaniHub Group. Melon tersebut juga berlogo Somerville, yang merupakan private label untuk buah-buahan yang dipasarkan TaniHub. (Foto oleh TaniHub Group/Bhisma Adinaya)

Sebagai platform e-commerce untuk hasil tani yang telah memiliki jaringan warehouse di beberapa kota, TaniHub akan memasok buah lokal ke semua outlet dan pelapak mitra GoFruit. Saat ini, GoFruit bekerja sama dengan 200 pelapak (merchant) dan menawarkan lebih dari 50 macam varian buah yang dapat dipesan secara online kemudian diantarkan atau diambil langsung oleh pelanggan di sejumlah lapak maupun outlet-nya.

Agar masyarakat semakin aware dengan kedua perusahaan, TaniHub akan membiayai produksi 200 tenda kanopi co-branding yang akan digunakan para merchant GoFruit. Di tenda berbentuk persegi empat tersebut, logo TaniHub dan GoFruit sama-sama tertera.

Manajemen beserta staf TaniHub Group dan GoFruit berfoto bersama di depan tenda kanopi co-branding TaniHub-GoFruit seusai penandatanganan kerja sama di Jakarta Selatan. (Foto oleh TaniHub Group/Bhisma Adinaya)

Baca juga: Memahami Peran Industri 4.0 Bagi Usaha Kuliner

“Harapannya adalah ekspansi GoFruit bisa semakin sukses, bahkan ratusan atau ribuan mitra GoFruit nantinya bisa sama-sama ekspansi dengan kita di kota-kota di mana TaniHub berada, seperti Yogyakarta, Surabaya, dan juga Bali nantinya,” ujar Ivan dalam sambutannya.

Saat ini, TaniHub Group bermitra dengan 25.000 petani yang memasok hasil panennya dari kebun dan lading mereka di pulau Jawa dan beberapa daerah lainnya. Hasil panen tersebut kemudian disortir, di-grading, diukur tingkat kemanisannya, diuji kualitasnya, dan dikemas oleh TaniSupply—perusahaan supply chain di bawah TaniHub Group—sebelum diantarkan kepada para pemesan, baik usaha skala besar, menengah, kecil, maupun perorangan.

Baca juga: Ini Lima Kesalahan yang Sering Dilakukan Dalam Menyimpan Produk Segar!

Melalui expertise TaniHub di sisi hulu tersebut, GoFruit dapat berfokus di sisi hilir, yaitu menampung produk-produk terbaik hasil petani lokal yang dipasok oleh TaniHub. Para pelapak mitra GoFruit juga dapat dibina untuk mengelola usahanya dengan baik melalui sistem point of sales (POS) maupun stock inventory agar penjualannya tercatat secara digital. Jika upaya tersebut dijalankan dengan konsisten, pedagang akan semakin leluasa memperluas usahanya dan pelanggan akan semakin tertarik untuk mengkonsumsi buah-buahan lokal.

CEO GoFruit Martin Widjaja (kedua dari kiri) dan Direktur Tani Supply Indonesia Sariyo (kedua dari kanan) menunjukkan dokumen nota kesepahaman yang telah ditandatangani kedua belah pihak, bersama Sourcing and Procurement Manager GoFruit Sulina Parjono (kiri) dan CEO TaniHub Group Ivan Arie Sustiawan (kanan). (Foto oleh TaniHub Group/Bhisma Adinaya)

“Faktanya saat ini konsumsi buah masyarakat Indonesia masih sangat rendah. Ini disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah susahnya mendapatkan buah yang baik. Maka seiring dengan bertumbuhnya perekonomian masyarakat menengah ke atas di Indonesia, pasar buah memiliki potensi yang besar. Di dalam bisnisnya, penjual buah mendapatkan margin yang relatif lebih besar dibanding barang fast-moving consumer goods [FMCG] maupun komoditas,” kata Martin.

Baca juga: Sehat Dengan Penuhi Kebutuhan Serat

Ke depan, Ivan melihat adanya potensi kerja sama yang bisa dieksplor lebih jauh bersama GoFruit, yaitu melalui peran TaniFund sebagai platform peer-to-peer lending di bawah TaniHub Group. Melalui skema crowdfunding, masyarakat dapat memberikan pinjaman mereka melalui TaniFund, yang akan disalurkan kepada para pelapak GoFruit untuk membiayai usaha mereka. Dengan sistem bagi hasil (profit sharing), baik masyarakat maupun pedagang dapat menikmati hasilnya.

CEO GoFruit Martin Widjaja (kiri) menjawab pertanyaan wartawan seusai penandatanganan kerja sama, sementara CEO TaniHub Group Ivan Arie Sustiawan (kanan) mendengarkan. (Foto oleh TaniHub Group/Bhisma Adinaya)
CEO GoFruit Martin Widjaja (kiri) dan CEO TaniHub Group Ivan Arie Sustiawan (kanan) berpose setelah penandatanganan kerja sama. (Foto oleh TaniHub Group/Bhisma Adinaya)

Dengan kerja sama TaniHub dan GoFruit, satu langkah untuk mendukung petani lokal telah dijajaki. Sebagai kontributor terbesar kedua terhadap perekonomian Indonesia, sektor pertanian membutuhkan dukungan yang tidak henti dari siapapun, termasuk anda, bahkan hanya dengan sesederhana mengkonsumsi buah-buahan lokal.

Berikan dukungan bagi petani lokal dengan membeli hasil panen mereka melalui aplikasi TaniHub yang dapat diunduh di Google Play dan Apple Store. Anda dapat pula berkontribusi dalam memberikan akses keuangan bagi petani melalui TaniFund.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Math Captcha
+ 86 = 87

shares