TaniFund & TaniHub Jadi Startup Indonesia Pertama yang Gandeng International Finance Corporation

TaniFund & TaniHub Jadi Startup Indonesia Pertama yang Gandeng International Finance Corporation

Tani Group (TaniHub & TaniFund) mengumumkan kerja sama dengan International Finance Corporation (IFC) untuk mendukung pertanian Indonesia. Dengan kerja sama ini, TaniGroup akan mendapatkan bantuan teknis guna memperluas layanan e-commerce dan FinTech (teknologi finansial) di bidang agrikultur.

Kerja sama ini merupakan kolaborasi pertama yang dilakukan IFC dengan perusahaan rintisan (startup) Indonesia.

IFC sendiri adalah lembaga keuangan internasional yang didirikan sebagai anggota World Bank Group (Grup Bank Dunia) dengan tujuan membantu pembiayaan pembangunan negara-negara anggota yang masih berkembang, melalui pemberian pinjaman atau permodalan, dan bantuan teknis pada sektor swasta.

Dengan visi dan misi yang sejalan, Tani Group dan IFC sepakat untuk mendorong inklusi keuangan dan meningkatkan dampak sosial — yaitu peningkatan pendapatan petani gurem serta keterlibatan wanita — di bidang pertanian.

Dalam sambutannya di acara Forum Inklusi Keuangan FinTech Indonesia di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Chief Executive Officer (CEO) IFC, Philippe Le Houerou, mengapresiasi misi Tani Group. “Tanihub memungkinkan para petani meningkatkan pendapatannya, dengan menjual hasil pertaniannya tanpa melalui tengkulak,” ujar Philippe pada Selasa, 31 Juli 2018. “Ini adalah model yang kita harap dapat menginsipirasi Indonesia untuk berbuat lebih di dunia Fintech.”

Eka Pamitra, President dan Co-Founder Tani Group, yang juga hadir dalam forum mengatakan, “Kami yakin layanan Tani Group akan berkembang pesat dengan bantuan IFC sebab mereka (IFC) sudah memiliki banyak pengalaman memberikan advisory kepada beberapa agribisnis besar baik yang di dalam negeri maupun luar negeri.”

Eka menambahkan bahwa IFC akan membantu mengimplementasikan best practices yang sudah terbukti secara global ke dalam proses bisnis Tani Group sehingga Tani Group dapat beroperasi lebih baik, efisien, dan yang paling utama, memiliki dampak sosial yang besar bagi masyarakat.

Kerja sama Tani Group dan IFC akan dilakukan dalam bentuk bantuan teknis (advisory) selama 2 tahun berupa penyempurnaan standar prosedur operasional (SOP), efisiensi rantai distribusi, serta pembuatan beberapa tools untuk mengidentifikasi potensi daerah dan melakukan scoring bagi calon mitra petani maupun UMKM yang menjadi rekan Tani Group.

Tentang Tani Group:

Tani Group adalah sebuah perusahaan rintisan (startup) yang bergerak di bidang teknologi agrikultur. Tani Group terdiri dari dua lini bisnis, yaitu TaniHub dan TaniFund. TaniHub adalah sebuah business-to-businees e-commerce untuk hasil pertanian, peternakan, dan perikanan, sedangkan TaniFund adalah sebuah wadah crowdfunding untuk program, budidaya agrikultur. Sejak berdiri di tahun pertengahan 2016, TaniHub sudah berhasil membantu memasarkan berbagai hasil produksi pertanian baik ke dalam maupun ke luar negeri. Sementara itu, sejak didirikan pada 2017, TaniFund 2017 telah menyalurkan lebih dari Rp 20 Miliyar ke 34 proyek online & offline.

3 Replies to “TaniFund & TaniHub Jadi Startup Indonesia Pertama yang Gandeng International Finance Corporation”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares