Sering Dibuang, Bagian-bagian Buah dan Sayur Ini Justru Banyak Manfaatnya

Sering Dibuang, Bagian-bagian Buah dan Sayur Ini Justru Banyak Manfaatnya

Tanihub.com – Rasanya hampir semua orang tahu bahwa buah dan sayur adalah sumber nutrisi penting bagi tubuh. Dengan pertimbangan manfaat bagi kesehatan tubuh, tidak heran jika kemudian banyak makanan diolah dari buah atau sayur.

Nah, sayangnya kebutuhan akan buah dan sayur ini tidak diimbangi dengan pengetahuan yang cukup. Kenapa? Karena banyak dari kita masih membuang bagian tertentu dari buah dan sayur, yang sebenarnya juga mengandung banyak manfaat.

Kulit, akar, hingga biji adalah bagian-bagian yang juga bermanfaat bagi tubuh. Tidak yakin? Berikut ini kami rangkumkan beberapa bagian dari buah dan sayur yang seringkali kita buang ketika ingin mengolahnya.

1. Kulit apel

Kulit apel mengandung berbagai kandungan yang baik bagi tubuh.

Ketika kita kecil, orang lain sering kali membuang kulit apel dengan alasan agar apel lebih mudah dikunyah dan dicerna. Namun sayangnya kita justru melewatkan kandungan quercetin di dalamnya.

Quercetin adalah antioksidan yang berperan dalam menjaga kesehatan paru-paru dan otak. Tidak hanya itu, bila kita melewatkan kulit apel, artinya kita juga melewatkan kandungan serat dan vitamin di dalamnya.

Baca juga: Yuk, Lihat Manfaat Lain Dari Enam Buah Ini!

Lantas bagaimana bila kita ingin mendapatkan manfaat kulit apel tapi tidak ingin mengunyahnya? Mudah saja, kita dapat mengolahnya menjadi jus. Namun pastikan untuk mencuci apel tersebut terlebih dahulu.

2. Kulit sitrus

Bagian kulit buah-buahan sitrus juga mengandung banyak manfaat.

Keluarga sitrus seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, dan beberapa buah lainnya seringkali hanya dimanfaatkan dan dikonsumsi dagingnya. Tidak salah memang, tapi sama seperti apel, kulit keluarga sitrus juga memiliki manfaat tersendiri.

Dilansir dari Huffington Post, Senin (22/4/2019), berdasarkan sebuah penelitian pada tahun 2004, kulit sitrus dapat menurunkan kolesterol. Bahkan dinilai lebih ampuh daripada beberapa jenis obat.

Senyawa flavon polmoksilasi di dalamnya juga mampu mencegah munculnya penyakit jantung dan peradangan dalam tubuh.

Bagi kalian yang tidak tahan mengonsumsi langsung karena rasanya yang sangat asam dan pahit, olah saja menjadi campuran makanan atau campuran dalam jus.

3. Daun buah bit

Tidak banyak yang tahu apa itu bit, bahkan manfaat daun bit juga asing bagi banyak orang.

Bit termasuk dalam jenis umbi-umbian, rupanya mirip dengan kentang dengan warna ungu kemerahan. Kebanyakan dari kita hanya mengonsumsi akarnya saja atau pun dagingnya.

Sama seperti bit itu sendiri, manfaat daun bit juga jarang diketahui oleh banyak orang. Ada kalsium, zat besi, vitamin A, dan vitamin K tersembunyi dalam daun buah bit.

Baca juga: Trik Kupas Kulit Tomat Tanpa Bikin Kamu Pusing!

Tidak ingin mengonsumsinya secara langsung? Olah saja seperti kalian menumis sayur-sayuran. Nah, untuk rasa, daun bit mirip seperti kangkung.

4. Kulit semangka

Kulit buah semangka memang tidak seenak dagingnya, tapi manfaat yang terkandung tidak kalah banyaknya.

Ya, kalian tidak salah membaca, kulit semangka juga memiliki berbagai kandungan yang berguna bagi tubuh. Asam amino, atau sering juga disebut sebagai L-citruline berperan dalam penghilangan kadar nitrogen dalam darah dan mengurangi nyeri otot.

5. Daun lobak

Tidak hanya dagingnya, daun lobak juga dapat dimanfaatkan dan mengandung berbagai manfaat bagi tubuh.

Sama seperti daun buah bit, daun lobak juga mengandung banyak vitamin A, vitamin K, zat besi, kalium, dan serat yang dibutuhkan oleh tubuh.

Bagaimana cara mengolahnya? Tumis saja. Namun ingat jangan memasaknya dalam waktu yang lama agar berbagai kandungan di dalamnya tidak hilang.

6. Kulit kentang

Mengolah kentang dengan kulitnya membawa dampak baik tersendiri.

Siapa yang tidak suka mengonsumsi kentang? Rasanya hampir semua orang gemar mengonsumsinya, terutama bila dimasak dengan cara digoreng.

Karena rasanya yang enak dan digemari oleh banyak orang, banyak restoran tidak luput menjadikannya sebagai salah satu makanan mereka. Namun sayang, kentang juga seringkali diolah tanpa kulitnya.

Baca juga: Hmm Kira Kira Buah Favoritmu Sesuai Gak Ya Sama Kepribadianmu?

Kulit kentang mengandung vitamin B, vitamin C, zat besi, kalsium, kalium, dan nutrisi lainnya. Sehingga dengan tidak menyertakan kulit kentang dalam olahannya, kita kehilangan berbagai manfaat di dalamnya.

Walaupun mengandung banyak manfaat, jangan lupa untuk mencuci bersih kentang sebelum diolah.

7. Biji labu kuning

Manfaat biji labu tertutup oleh kepopuleran rasa dagingnya.

Bulan puasa hampir tiba, banyak orang kemudian mulai mengolah berbagai buah dan sayuran sebagai makanan berbuka puasa. Salah satunya adalah labu kuning sebagai campuran kolak.

Rasanya yang manis dan tekstur daging yang lembut mungkin membuat banyak orang melupakan biji yang terdapat di dalamnya. Padahal magnesium, zat besi, protein, dan fitosterol–yang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat–terkandung di dalamnya.

8. Batang brokoli

Tidak hanya kepala bunganya saja, batang brokoli juga memiliki manfaat bagi tubuh.

Sayuran yang direkomendasikan karena manfaatnya bagi kesehatan ini seringkali hanya dimanfaatkan bagian kepala bunganya saja dan menyisakan batang besarnya. Padahal bagian yang tersisihkan tersebut juga mengandung banyak vitamin dan nutrisi.

Baca juga: 5 Cara Baru Menikmati Mangga

Keras dan sulit diolah menjadi alasan utama tersisihnya batang brokoli. Hal ini sebenarnya bukan sebuah masalah bila kita tahu cara mengolahnya. Potong saja menjadi bagian-bagian kecil agar mudah dikunyah dan tercampur dengan bahan makanan lainnya.

Bagi kalian yang tertarik untuk mengonsumsi bagian-bagian buah dan sayuran di atas, jangan lupa untuk mencucinya terlebih dahulu. Jangan lupa juga untuk berkonsultasi dengan dokter bila kalian memiliki kondisi medis tertentu yang bisa saja bereaksi dengan buah dan sayuran tersebut.

Nah, jadi semakin tahu tentang manfaat-manfaat dari bagian yang biasanya kita buang kan? Atau justru malah menggugah mulut dan perut untuk mengunyah buah-buahan? Beli saja dengan gawai Anda langsung ke petani lokal. Tidak perlu berpanas-panasan atau pergi jauh, Anda tetap bisa mencicip bagaimana rasa dari buah dan sayuran asli dari petani lokal di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares