Peran Pertanian & Pariwisata di Pulau Bali

Peran Pertanian & Pariwisata di Pulau Bali

Pulau seribu pura, itulah nama lain dari Pulau Bali. Pulau ini memiliki keindahan alam serta kebudayaan yang sangat kental, sehingga ciri khas dari Bali cukup membius para wisatawan yang datang berkunjung ke Pulau Dewata ini. Bali memang terkenal dengan berbagai macam pantai yang indah. Mulai dari Pantai Kuta, Pantai Jimbaran, Pandawa, Sanur dan pantai lainnya.

Namun, keindahan dari Pulau Dewata ini tidak hanya bisa kita nikmati dari pantainya saja. Bali memiliki banyak tujuan wisata yang dapat kita telusuri. Salah satunya adalah bidang pertanian. Ya, bidang pertanian telah menyumbang banyak pendapatan untuk Bali. Agrowisata, merupakan salah satu tujuan wisata banyak orang. Agrowisata ini memiliki pertumbuhan sebanyak 20% per tahun.

Subak, Agrowisata Pulau Bali
Sumber gambar: seliksikbali.com

Agrowisata sendiri merupakan salah satu potensi dan pengembangan industri wisata dalam bidang pertanian. Agrowisata sendiri memiliki 3 konsep pembudidayaan utama, diantaranya adalah; sayur, buah dan bunga. Pengunjung bisa melihat dan merasakan langsung proses pembibitan, penanaman, perawatan hingga panen secara langsung. 

Bali, merupakan salah satu daerah yang memiliki pariwisata yang berbasis budaya, dan budaya Bali bersifat agraris. Secara tidak langsung, pariwisata bali diperkuat, maka sektor pertanian pun juga ikut diperkuat. Tidak hanya itu, Bali juga mengedepankan konsep Tri Hita Karana dalam menjaga lingkungannya. Konsep ini berfokus pada hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia lainnya serta hubungan manusia dengan alam.

Baca juga: Pulau Dewata, Lebih Dari Sekadar Memoar

Selain itu, tingginya sektor pariwisata di Bali juga meningkatkan konsumsi pangan di daerah tersebut. Dibutuhkan banyak sumber pangan sehat berkualitas yang mampu memenuhi kebutuhan pangan bagi para masyarakat dan turis di Bali.

Sektor UMKM lokal yang dikelola oleh masyarakat setempat juga menjadi salah satu sasaran penting bagi industri pertanian di Pulau Dewata. Sektor UMKM yang menjajakan hidangan ataupun jajanan khas Bali akan terus membutuhkan sumber pangan sehat yang berkualitas. Secara langsung, hal ini akan meningkatkan pendapatan daerah Bali di bidang pariwisata dan UMKM. 

Sadar akan pentingnya hal ini, TaniHub Group hadir di Bali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Sebagai agritech startup yang memiliki visi “Agriculture For Everyone” TaniHub akan terus mendorong sektor pertanian agar para generasi muda dan masyarakat umum memiliki kesadaran bersama untuk mengubah citra pertanian menjadi lebih modern dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat.

Sebagai rangkaian acara dari “grand opening” cabang baru di Pulau Seribu Pura ini, TaniHub Group ingin memperkenalkan diri serta mengajak masyarakat setempat untuk bersama-sama membangun pertanian dan usaha di daerah Bali. Bali sendiri telah menjadi salah satu sasaran pariwisata yang cukup potensial bagi banyak masyarakat.

Hal tersebut mendasari TaniHub Group untuk berdiskusi bersama dalam format talkshow, untuk membahas isu-isu pertanian dan perekonomian di Indonesia. Lewat Tani Talks, kami mengajak seluruh masyarakat di Bali untuk ikut terlibat dalam acara talkshow dengan tema “Enhancing Role of Agriculture in Tourism”. Talkshow ini juga akan dihadiri oleh pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya.

Talkshow ini akan diadakan pada.

Hari: Kamis, 30 Januari 2020

Pukul: 14.00-18.00 WITA.

Lokasi: Kembali Innovation Hub. Jl. Sunset Road, No.28, Seminyak, Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

Tertarik untuk mengikuti acara ini? Segera daftarkan diri anda untuk mengembangkan sektor pariwisata, pertanian dan perekonomian lokal!

Klik disini untuk melakukan pendaftaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Math Captcha
73 + = 83

shares