Mitos dan Fakta Minuman Berbuka Puasa Bagi Kesehatan Tubuh

Mitos dan Fakta Minuman Berbuka Puasa Bagi Kesehatan Tubuh

Tanihub.com – Ketika waktu berbuka semakin dekat, biasanya umat muslim akan mencari takjil sebagai pembuka puasa. Jika harus memilih minuman atau makanan, rasanya hampir semua orang akan setuju dan memilih minuman. Terutama yang manis dan dingin.

Terkait dengan keinginan untuk berbuka dengan minuman yang manis atau dingin, “terlampir” juga berbagai mitos terkait dengan kesehatan di baliknya. Berikut ini kami coba kumpulkan mitos yang ada terkait dengan hal tersebut.

Baca juga: Berbuka Puasa dengan Lima Makanan Ini Bisa Pulihkan Energi

1. Kebutuhan cairan tubuh lebih banyak saat berpuasa

Sekilas memang terdengar meyakinkan, tetapi pada faktanya proses pengeluaran cairan tubuh pada saat berpuasa atau tidak adalah sama. Dengan kata lain, pemenuhan kebutuhan akan cairan adalah hal yang harus selalu dilakukan dalam kondisi apa pun.

Bila hal tersebut tidak dilakukan secara tepat, ancaman akan gangguan kesehatan seperti metabolisme yang tidak lancar serta gangguan saraf pun bisa saja muncul.

2. Mengonsumsi kopi dan teh saat berbuka dapat menyegarkan tubuh

Ketika berpuasa, lambung seseorang berada dalam kondisi kosong. Sementara itu kopi dan teh adalah minuman yang mengandung kafein. Bagi sebagian orang, mengonsumsi kopi atau teh dalam keadaan perut kosong dapat memicu penyakit maag.

Selain itu kafein juga dapat memicu reaksi jantung berdebar jika dikonsumsi dalam keadaan perut kosong.

3. Banyak minum manis saat berbuka dapat mencegah lemas

Pada faktanya, minuman manis adalah bentuk karbohidrat sederhana yang dapat meningkatkan kadar gula darah. Dampaknya adalah peningkatan risiko obesitas. Sehingga jika ingin mengonsumsi minuman manis saat berbuka, sebaiknya dalam jumlah secukupnya.

Paling sesuai untuk berbuka

Seperti yang sudah pernah kami bahas sebelumnya, apel, ubi jalar, pisang, madu, dan kurma adalah lima makanan yang baik dikonsumsi untuk mengembalikan energi tubuh setelah berpuasa.

Baca juga: Vitamin C Tinggi Tidak Hanya Ada di Jeruk, Buah-buahan Ini Juga Lho!

Lantas apa hubungannya dengan minuman? Dikombinasikan saja sebagai minuman, contohnya adalah jus apel atau pisang dengan menggunakan madu sebagai pemanisnya. Masih dirasa kurang? Anda bisa mengolah pisang dan ubi sebagai isian dari kolak.

Tertarik untuk mencoba bahan-bahan di atas sebagai menu berbuka? Ada lho cara sederhana untuk mendapatkannya. Tidak percaya? Coba saja klik di sini dan dapatkan kemudahannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares