Mencuci Buah dan Sayur, Inilah Cara yang Benar

Mencuci Buah dan Sayur, Inilah Cara yang Benar

TaniHub.com – Linda Harris, Ketua Departemen Peneliti Makanan dari University of California mengatakan bahwa kecil kemungkinan adanya bakteri E. Coli pada buah dan sayuran.

Meski demikian, hampir semua orang tetap mencuci buah dan sayuran agar terhindar dari dampak buruk yang ada. “Produk tersebut dijual di tempat terbuka, di mana semua orang bisa menyentuhnya. Jadi pasti ada kotoran di atasnya,” ungkap Linda.

Baca juga: Berat Badan Naik Setelah Liburan? Turunkan dengan Lima Buah Ini

Lantas bagaimana cara yang benar untuk mencuci buah dan sayuran?

Sebenarnya bila berbicara mengenai kotoran dan adanya kemungkinan patogen pada sisi luar buah dan sayuran, bilasan sederhana dan usapan adalah cara yang efektif. Namun cara ini tentu bergantung pada jenis buah dan sayur.

“Apel yang memiliki permukaan lembut, bisa Anda gosok sambil membilasnya. Kami telah melakukan beberapa studi terkait ini. Mengeringkannya dengan handuk bersih juga mengurangi mikroorganisme pada buah secara signifikan,” ungkap Linda.

Sementara itu, untuk buah-buahan dengan kulit yang jauh lebih lembut sebaiknya dilakukan secara cepat. Tujuannya adalah untuk menghindari risiko basah dan lembab terlalu lama.

Marisa Bunning, profesor ilmu makanan dan gizi manusia di Colorado State University menjelaskan bahwa kelembapan dapat memicu perkembangan bakteri.

Baca juga: Panen Perdana Tomat TW Binaan TaniFund

Perhatikan juga barang-barang penunjang yang digunakan dalam proses pembersihan. Pastikan bahwa tangan, saringan, wadah, dan alat lainnya dalam keadaan bersih.

Dalam proses pembersihan pun hindari penggunaan alat-alat yang justru dapat merusak buah dan sayuran. Sedikit celah kerusakan dapat menjadi pintu masuk bagi kotoran dan bakteri yang ada nantinya.

Merendam buah dan sayuran di dalam wastafel penuh air atau menggunakan soda kue––untuk menghilangkan pestisida––juga tidak disarankan. Soda kue memang terbukti dapat menghilangkan residu pestisida, tapi Linda mengatakan bahwa ada risiko lain dari penggunaannya.

Seperti yang sudah disebutkan di awal bahwa buah dan sayur dijual di tempat terbuka yang membuka peluang tersentuh banyak tangan dan polusi, penting untuk memilih di mana Anda membeli buah dan sayuran.

Membeli langsung dari petani atau penanamnya sangat disarankan. Namun bila Anda mengalami kendala terkait dengan hal tersebut, beli saja melalui tautan ini. Tidak hanya akan mendapatkan buah dan sayur dari penanamnya, tapi Anda berarti turut serta dalam mendukung petani Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Math Captcha
+ 51 = 60

shares