Mau Punya Usaha Kuliner? Catat 7 Hal Berikut!

Mau Punya Usaha Kuliner? Catat 7 Hal Berikut!

Jujur, menurut para pengusaha kuliner sukses sebelum kita, banyak pengusaha kuliner yang menjalankan usaha kuliner gagal pada tahun pertamanya. Tapi, usaha kuliner juga punya beribu alasan untuk diperjuangkan! 

Berbeda dengan sektor-sektor bisnis lainnya, seperti fashion dan ritel yang belakangan ini mengalami penurunan drastis. Industri kuliner Indonesia sedang sangat bersinar, dari tren brunch hingga jajanan pinggir jalan, telah digandrungi oleh masyarakat!

Jadi, cek dulu yuk apa saja yang bisa kamu lakukan untuk membuat usaha kuliner-mu bisa berjalan sustainable.

1.Komitmen yang konsisten.

Jenis usaha apapun sangat membutuhkan komitmen yang kuat! Komitmen yang akan menjadi jawaban saat menghadapi sebuah tantangan usaha sebesar apapun! Kuncinya, walaupun usaha mu bermodal kecil, usaha kuliner mu harus tetap terorganisir dan terencana dengan yang baik, ya! Jadikan hal tersebut komitmen awal kamu dalam #beraniusaha!

2. Konsep kuliner yang menarik.

Kreativitas kamu sebagai wirausaha diuji dalam hal ini. Seperti apa lini produk unik yang ingin kamu tawarkan kepada pelanggan, dan pastinya sebuah konsep yang orisinil dan nggak dimiliki para pesaing. Saat kamu sudah berhasil menemukan suatu resep yang unik, atau bahkan konsep usaha kuliner menarik dan memiliki cerita yang berdampak, bisa dipastikan akan lebih banyak titik terang dalam usaha kuliner mu.

3. Perhitungkan modal awal.

Ketika kamu sedang belanja perlengkapan penunjang usaha kuliner, sebaiknya kamu tidak perlu memaksakan untuk membeli segala sesuatu yang sifatnya tidak mendesak.

Cara lain yang dapat kamu lakukan adalah memulai bisnis dari modal yang kamu miliki, kemudian secara berkala menyisihkan keuntungan yang kelak akan bisa digunakan untuk menjadi modal tambahan.

4. Lokasi usaha strategis.

Poin krusial lainnya adalah lokasi bisnis! Pastikan lokasi tersebut dapat diakses dengan mudah serta di daerah yang ramai. Selain itu, coba baca kembali peta persaingan bisnis di lokasi yang kamu pilih.

5. Inovasi dan Cerita

Jangan berhenti untuk berinovasi, mulai dari lingkup tampilan, bentuk, rasa, kreasi dari cara penyajian hingga pembuatan. Tugas terberat lainnya adalah menemukan cerita dalam usaha kuliner kamu. Memiliki cerita yang khas dan relevan dengan konsumen dapat memunculkan daya tarik lebih, serta pembeda dari usaha kuliner lainnya. Contohnya, seperti kuliner kue cubit yang memiliki cerita nostalgia bagi para penikmatnya. 

6. Tentukan strategi promosi yang tepat

Salah satu strategi promosi paling sederhana, tepat sasaran, dan terbukti ampuh dari waktu ke waktu adalah promosi dari mulut ke mulut. Namun, sekarang mungkin kamu bisa mencoba media sosial sebagai salah satu saluran promosi mu. Banyak usaha kuliner yang terkenal dan jadi dikunjungi oleh banyak konsumen karena banyak diceritakan di Instagram. Instagram juga jadi saluran yang cocok untuk memamerkan makananmu yang lezat.

7. Jaga reputasi usahamu

Setelah dikenal oleh banyak orang,  reputasi juga menjadi faktor penentu yang mempengaruhi bisnis kuliner kamu bertahan lama atau tidak, terlebih bisnis kuliner yang cenderung lebih rawan untuk diterpa isu sensitif. Kamu dapat menjaga reputasi bisnis dengan terus meningkatkan mutu produk dan layanan terhadap konsumen. Agar usaha kuliner mu berjalan dengan baik, jangan salah pilih bahan dasar untuk resep-resep mu, sedang ada promo SEMANGAT45 #beraniusaha dari produk buah-buahan hingga sayur petani lokal.  Dijamin punya kualitas dan harga yang bikin kamu lebih untung.

Yuk, rasakan mudahnya memulai usaha kuliner dengan produk-produk segar berkualitas dan harga hemat hanya di aplikasi TaniHub. Selain itu, kamu juga menjadi bagian dalam mendukung petani Indonesia karena memanfaatkan produk lokal untuk menciptakan kuliner lezatmu!

#dukungpetanikita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares