Kompaknya TGerians di Town Hall Meeting Perdana TaniGroup

Kompaknya TGerians di Town Hall Meeting Perdana TaniGroup

Mana yang paling penting? Bekerja dengan hati atau akal?

“Hati!” Seru kedua pucuk pimpinan TaniGroup berbarengan ketika pertanyaan itu dibacakan oleh Astri Purnamasari, VP of Corporate Services, disambut dengan tepuk tangan gemuruh dan sorakan para TGerians, sebutan untuk semua yang berkarya di agritech startup TaniGroup (TaniHub dan TaniFund).

Baca juga: Kita dan Petani itu Satu

CEO dan Co-Founder TaniGroup Ivan Arie Sustiawan (kanan) berbicara saat Town Hall Meeting perdana pada hari Senin, 2 September 2019 di Jakarta Selatan. (Foto oleh Ilham Dony/TaniGroup)

Kedua pimpinan TaniGroup, Pamitra Wineka (President dan Co-Founder) dan Ivan Arie Sustiawan (CEO dan Co-Founder), percaya bahwa TGerians adalah orang-orang dengan idealisme yang tinggi dan percaya dengan visi-misi perusahaan dalam memberikan dampak di sektor pertanian Indonesia.

 “TGerians itu orang-orang pilihan. Kalau bukan karena hatinya, nggak mungkin join sama kita. Kalau hatinya nggak sama semua, nggak mungkin perusahaan bisa menjadi seperti saat ini,” ujar Ivan saat Town Hall Meeting pertama sejak TaniHub pertama kali berdiri pada 2016.

Baca juga: TaniHub Panggil Anak Muda Terjun ke Pertanian

TGerians mendengarkan paparan saat Town Hall Meeting perdana pada hari Senin, 2 September 2019 di Jakarta Selatan. (Foto oleh Ilham Dony/TaniGroup)
VP of Corporate Services TaniGroup Astri Purnamasari (tengah) berbicara saat Town Hall Meeting perdana pada hari Senin, 2 September 2019 di Jakarta Selatan. (Foto oleh Ilham Dony/TaniGroup)

Dalam pertemuan yang diadakan di Jakarta Selatan, pada Senin, 2 September 2019 tersebut, kedua pimpinan menekankan pentingnya semua karyawan TaniGroup memahami dan mengendapkan nilai-nilai inti (core values) perusahaan, serta visi Agriculture for Everyone. Untuk memastikan semua karyawan berada di tataran pemahaman yang sama, keseluruhan acara disiarkan langsung ke empat cabang TaniGroup, yaitu Bogor, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya melalui video conference streaming.

Karyawan juga diajak mengikuti ritme budaya kerja startup yang dinamis dan tangkas, karena pertumbuhan bisnis dalam tiga tahun terakhir sangat cepat, dan tuntutan untuk dapat bermitra dengan sebanyak-banyaknya petani di Indonesia serta meningkatkan kesejahteraan mereka, menjadi tolok ukur keberhasilan social impact yang ingin diciptakan.

Baca juga: TaniGroup Raih Pendanaan Seri A Sebesar US$10 Juta Untuk Menata Kembali Pertanian di Indonesia

Namun komunikasi tidak hanya satu arah. Seperti layaknya Town Hall Meeting yang jamak dilakukan perusahaan rintisan lainnya, para karyawan berkesempatan untuk mengajukan pertanyaan, memberikan masukan, dan mengungkapkan pemikiran ataupun keluh-kesah mereka. Mulai dari pertanyaan yang serius seperti “bagaimana TaniGroup dalam lima tahun ke depan”, hingga curhatan “kapan outing, kapan liburan”, semua diwarnai dengan yel-yel “TGerians selalu di hati!” dan celetukan-celetukan receh pemancing gelak tawa yang renyah.

Para TGerians tertawa saat Town Hall Meeting perdana pada hari Senin, 2 September 2019 di Jakarta Selatan. (Foto oleh Ilham Dony/TaniGroup)
President dan Co-Founder TaniGroup Pamitra Wineka (kiri), VP of Corporate Services TaniGroup Astri Purnamasari (tengah), dan CEO dan Co-Founder TaniGroup Ivan Arie Sustiawan tertawa saat Town Hall Meeting perdana pada hari Senin, 2 September 2019 di Jakarta Selatan. (Foto oleh Ilham Dony/TaniGroup)

Berkarya bersama TGerians yang kreatif, ekspresif namun idealis inilah mengapa Eka, panggilan akrab Pamitra Wineka, mengakui bahwa: “Saya lebih deg-degan ngomong sama kalian ketimbang ngomong sama investor”, yang sontak kembali memicu ramainya tawa dan tepuk tangan. Mengapa deg-degan? Sebab Eka mengagumi para TGerians yang semakin cemerlang dari hari ke hari, dan bahkan menurutnya memiliki pengetahuan yang ternyata jauh melebihi dirinya.  

President and Co-Founder TaniGroup Pamitra Wineka (kiri) berbicara saat Town Hall Meeting perdana pada hari Senin, 2 September 2019 di Jakarta Selatan. (Foto oleh Ilham Dony/TaniGroup)

Inilah mengapa TaniGroup menekankan ‘People Centric’ sebagai salah satu dari core values perusahaan. Jika sering disebut bahwa sumber daya manusia adalah aset yang sangat berharga bagi sebuah perusahaan, maka tenaga dan pikiran para TGerians adalah bahan bakar untuk memastikan lokomotif dan seluruh rangkaian gerbongnya bergerak selaras untuk mencapai tujuan bersama, yaitu menciptakan dampak sosial yang meluas bagi pertanian dan masyarakat Indonesia.

Baca juga: Wujudkan Petani yang Merdeka dengan Hal Berikut!

Ingin ikut mendukung petani lokal? Kamu bisa memberikan dukungan dengan membeli hasil panen mereka melalui aplikasi yang dapat diunduh di Google Play dan Apple Store. Kamu juga dapat berkontribusi dalam memberikan akses keuangan bagi petani melalui TaniFund.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Math Captcha
3 + 6 =

shares