Kebun Sekolah, Upaya Ketahanan Pangan dan Memenuhi Nutrisi Anak

Kebun Sekolah, Upaya Ketahanan Pangan dan Memenuhi Nutrisi Anak

Cerita ini datang dari sebuah kota kecil di Republik Guatemala. Panggil ia Dulce Maria Diaz Perez, ia baru saja menginjak umurnya yang ke dua belas. Dan, kecintaannya terhadap berkebun sedang subur-suburnya. Ia hanya seorang siswa kelas enam di Tetjula, San Marcos, di dataran tinggi barat Guatemala yang sedang belajar mengenai pertanian berkelanjutan, lewat sebuah kebun sederhana di halaman belakang sekolahnya.

“Kebun sekolah adalah tempat kita bisa belajar apapun”, “Saya pun bangga di sini saya memilikinya, dan saya berharap setiap sekolah bisa punya kebunnya sendiri”. 

Sekolah Dulce adalah salah satu lokasi yang mengikuti program The School-Feeding Initiative yang bertujuan mengintervensi malnutrisi, di mana para orang tua dan keluarga petani lokal bekerja sama untuk menciptakan ekosistem baru agar dapat memenuhi nutrisi anak-anak mereka dengan cara berkebun di sekolah.

Sumber: FAO

Sebelum proyek ini dimulai, sekolah mendapat kesulitan dalam mengakses produk segar, dan bernutrisi. Sehingga berdampak pada makanan yang dikonsumsi oleh para siswa & siswi.  Akan tetapi, semenjak program ini dijalankan, para anak-anak di sekolah ini pun menikmati makan siang dengan lauk yang bergizi serta menu sehat pun makin beragam.

Dulce sendiri datang dari keluarga petani kecil di daerah sekitar sekolahnya, yang juga bekerja sebagai supir truk dan mekanis untuk menambah penghasilannya. Kakeknya seorang petani jagung dan mengolahnya menjadi tortilla sebagai kudapan bagi anak-anak di sekolah.

Meskipun mereka memiliki lahannya sendiri, tapi tak bisa dipungkiri, keluarga ini masih berjuang dari malnutrisi dan beberapa masalah kesehatan lainnya yang sulit mereka bayar dengan penghasilan sehari-hari yang kecil. 

Maka program The School-Feeding Initiative ini mempromosikan agar para masyarakat dapat lebih menghargai makanannya dan memiliki kepedulian untuk membeli produk pertanian langsung dari petani. Program ini pun sangat membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari orang tua, komunitas sekitar dan infrastruktur. 

Sumber: FAO

Mencapai tujuan tersebut memang membutuhkan proses, salah satunya mulai dari diri kita sendiri. Kita bisa melakukan hal yang paling mudah, sesederhana mengonsumsi panen petani lokal. Kamu bisa dapatkan di aplikasi TaniHub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Math Captcha
88 − = 83

shares