Inspirasi Berkebun Tanaman Sayur untuk Lahan Rumahmu!

Inspirasi Berkebun Tanaman Sayur untuk Lahan Rumahmu!

Kota bisa jadi lahan! Data Food and Agriculture Organizations penduduk bumi akan meningkat menjadi 9,8 miliar di tahun 2050. Penduduk bumi yang awalnya ada di angka 7 miliar akan terus bertambah pertumbuhannya hingga 35 tahun mendatang.

Tujuan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia tidak akan terwujud tanpa dukungan dari semua masyarakat. Tak hanya mengandalkan desa untuk menghasilkan produk-produk pertanian, namun kita juga harus memulainya dari perkotaan. Salah satu solusinya dengan memulai urban farming, atau berkebun di lahan terbatas.

Kebayang nggak kalau kamu bisa menyuplai kebutuhan pangan keluarga atau punya kebun sayur mu sendiri? Di bawah ini kami bagikan beberapa inspirasi kebun sayur untuk mu yang ingin memulai urban farming

1. Kebun Sayur Rak Indoor

Keterbatasan lahan bukan halangan, tidak perlu bingung karena kamu bisa mencoba metode yang satu ini. Hanya dengan menyisihkan sedikit ruang di dalam rumahmu untuk menaruh satu rak berisi sayur-sayur favoritmu. Jangan lupa berikan air dan pencahayaan yang cukup agar tanaman tetap dapat berfotosintesis. Buat juga tatakan khusus untuk menyerap air siraman. Pastikan pot-pot kecil berlubang ya, agar air dapat keluar dan kelembaban tanaman sayur tidak berlebih.

2. Vertical Farming di Teras Rumah

Kamu bisa menanam berbagai sayur favoritmu dengan metode vertical farming. Sedikit tips, untuk sayuran berukuran kecil seperti cabai dan seledri, gunakan pot kecil dan manfaatkan pot gantung. Selain bisa mengeksplorasi jenis tanaman untuk penuhi kebutuhan dapurmu, bercocok tanam di dinding juga menciptakan perasaan tenang dan asri. Ruang luar yang kecil pun berubah layaknya sebuah taman kota.

3.  Menanam Bumbu Dapur 
Gunakan living wall dengan stoples yang sudah tidak terpakai untuk menanam beragam bumbu dapur. Kamu yang menyukai menu masakan Italia pasti sudah tidak asing dengan dedaunan seperti basil, rosemary, dan oregano bukan? Bagaimana kalau mencoba menanamya sendiri, bukankah akan lebih menyenangkan menikmatinya dalam keadaan segar? Nah, coba aplikasikan yuk, metode living wall atau taman rumah mini ini.



4. Kebun ala Terasering

Terasering kerap kali dilihat di daerah pegunungan, salah satu fungsinya adalah untuk mencegah longsor. Namun jika kamu terapkan di halaman rumah, konsep ini dapat menjadi kebun sayur yang dekoratif. Agar memberikan perbedaan pada area tingkatan, kamu bisa memberikan pembatas berupa pagar kayu atau bebatuan. Lalu, kelompokkan jenis sayuran berdasarkan warna. Halamanmu pun jadi lebih cantik dan asri.

5. Beragam Sayur dalam Pot Besar

Tanaman-tanaman dapur berukuran kecil cocok ditempatkan dalam satu pot besar. Berikan papan nama kecil untuk menandakan tanaman dapur apa saja yang kamu tanam. Kebun sayur mini ini akan memberikan kamu lebih banyak aneka pilihan rempah-rempah atau bumbu dapur di setiap sajianmu.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Math Captcha
1 + = 2

shares