Ini Lima Kesalahan yang Sering Dilakukan Dalam Menyimpan Produk Segar!

Ini Lima Kesalahan yang Sering Dilakukan Dalam Menyimpan Produk Segar!

Selama ini kita mungkin masih sering salah kaprah dalam menempatkan produk segar yang telah kita beli. Sampai-sampai kadang kita lupa, produk segar yang kita pesan telah membusuk.

Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan bangsa-bangsa (FAO), buah dan sayuran memiliki tingkat limbah tertinggi dari semua jenis makanan. 

Supaya mengurangi dampak dari hal tersebut, selain membeli produk pertanian secara bijak, kamu juga harus memperhatikan bagaimana cara penyimpanan yang baik dan benar, agar produk kamu telah beli dari petani tidak terbuang sia-sia.

Nah, untuk itu kami telah menyusun beberapa kesalahan-kesalahan dalam penyimpanan hasil tani dan kiat-kiat untuk menghindari melakukan kesalahan tersebut. Lihat selengkapnya di bawah ini.

Menyimpan Tomat Di Dalam Lemari Pendingin

Tempat terbaik agar tomat mencapai kematangan serta rasa terbaiknya adalah dalam suhu ruangan. Kecuali jika tomat mu telah terlanjur terlalu matang atau sudah terpotong. 

Menurut pusat teknologi PostHarvest University of California, tomat mentah tidak akan mencapai kematangan penuh dan berubah menjadi merah merona jika disimpan dalam lemari es. Berdampak juga bagi tomat yang matang, tomat akan kehilangan rasa dan menjadi lapuk saat terlalu lama disimpan di dalam lemari es.

Mendinginkan Semangka

Semangka dingin yang baru dikeluarkan dari sebuah lemari es memang jadi mega kenikmatan ketika dimakan saat cuaca sedang terik-teriknya. Tapi tahukah kamu? Menaruh terlalu lama Semangka di lemari es lebih dari tiga hari akan menghilangkan kesegarannya dan meredupkan kecerahan warnanya. Untuk rasa terbaik, tempatkan semangka dalam suhu ruangan, tanpa terkena cahaya matahari langsung.

3. Hindari Menempatkan Zucchini pada Lemari Pendingin

Beberapa produk segar seperti Zucchini memang membutuhkan suhu ruangan yang dingin untuk memperpanjang umur terbaiknya. Namun, bukan berarti ditempatkan pada bagian terdingin di dalam lemari es, seperti dekat dengan freezer. Untuk mengatasinya kamu dapat membungkus Zucchini dengan kertas dan mengonsumsi dalam waktu lima hari untuk hasil terbaik.

4. Jangan Menyimpan Daun-Daun Herba Tanpa Air

Menyimpan daun basil, oregano atau peterseli di lemari es? Kamu mungkin bisa mencari alternatif strategi untuk membuatnya tetap segar. Salah satunya dengan menaruh jenis daun herba pada gelas berisi air, dan menutupi bagian atasnya dengan kapas. Hal itu dapat menjaga dedaunan herba mu tetap segar.

5. Jangan taruh sayur dan buah berdampingan

Tahukah kamu jika kebanyakan buah menghasilkan hormon pematangan yang disebut etilen? Menempatkan buah dan sayuran secara acak akan membuat sayuran yang peka terhadap hormon pematangan ini akan lebih cepat membusuk. 

Buah-buah dengan hormon etilen seperti apel, alpukat, persik, paprika dapat kamu letakan secara terpisah dari produk yang sensitif dengan etilen seperti terong, selada, mentimun dan sayuran hijau.

Nah, bagaimana? Kira-kira sudah menempatkan hasil tani-mu dengan baik dan benar? Hal ini walaupun seringkali kita lewatkan namun sangat menentukan kualitas produk segar setelah kita beli, lho! Jika punya cerita serupa, jangan lupa bagikan di kolom komentar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Math Captcha
− 5 = 1

shares