Perubahan Iklim? Pertanian Organik Solusinya!

Perubahan Iklim? Pertanian Organik Solusinya!

Perubahan iklim merupakan salah satu ancaman nyata bagi keberlangsungan hidup umat manusia di dunia. Bukti nyata dari keganasan ini sudah jelas di depan mata. Suhu panas yang terlalu tinggi, bencana kekeringan yang melanda di hampir sebagian benua, beberapa bagian di kutub utara yang mulai meleleh, hingga pencemaran lingkungan serta lautan merupakan beberapa bukti nyata. Sudah sepatutnya kita semua bertanggung jawab atas keberlangsungan dan keberlanjutan dari alam tempat tinggal kita ini.

Dampak dari perubahan iklim ini memang belum bisa kita rasakan secara langsung. Namun, perlahan efek serta dampaknya akan kita rasakan dalam jangka waktu beberapa tahun ke depan. Pertanian menjadi salah satu faktor yang dapat terkena dampak secara langsung. Hilangnya lahan tanam, kekeringan serta limbah kimia yang digunakan secara berlebih akan dirasakan secara perlahan.

Lalu, apakah hal ini nantinya akan berdampak pada kehidupan seluruh penduduk bumi? Tentu saja! Hilangnya lahan tanam pertanian akan mengakibatkan produksi serta pasokan pangan di dunia ini menjadi terganggu. Selain itu juga, bencana kelaparan serta kekurangan gizi juga akan melanda. Namun ternyata, ada fakta menarik bahwa kegiatan pertanian dapat mengurangi efek dari perubahan iklim.

United Nations Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyatakan bahwa, setidaknya sebesar 23% emisi gas karbon rumah kaca yang ada di dunia dapat diminimalisir lewat pertanian. Namun, pertanian seperti apa yang dimaksud? Pertanian organik adalah jawabannya. Menurut IPCC, manusia memang tidak dapat menurunkan efek dari perubahan iklim secara drastis. Namun bisa dikendalikan secara perlahan agar keberlanjutan bumi ini tetap terjaga.

IPCC juga mengatakan bahwa industri pertanian konvensional yang masih menggunakan kimia, pupuk sintetis, bahan bakar minyak dan alat-alat berat menjadi salah satu penyebab perubahan iklim. Tidak hanya itu, peternakan ternyata juga menjadi salah satu faktor dari perubahan iklim. Jumlah karbon serta metana yang dihasilkan dari hewan ternak telah menambah emisi karbon gas rumah kaca di atmosfer. 

Sebaliknya, pertanian organik yang berfokus pada kesehatan lingkungan dan menggunakan produk organik serta menggembalakan hewan ternak di padang rumput dapat menghemat sumber energi pertanian hingga 45%. Hal ini juga terbukti mampu mengurangi pelepasan emisi karbon hingga 40% dibandingkan pertanian pada umumnya. Pertanian organik ini bekerja sesuai dengan kinerja alam serta memberikan nutrisi dan makanan bagi lingkungan sekitar.

Konsep dari pertanian organik ini adalah berkembang secara keberlanjutan dan terus mengembangkan sumber kebutuhan alam yang ada. Berbeda dengan pertanian konvensional yang justru banyak menggunakan bahan sintetis, bahan kimia berbahaya, pestisida serta pupuk uatan. Untuk peternakan organik sendiri, hewan ternak tidak diberi hormon atau antibiotik tertentu serta membiarkan sapi merumput secara bebas. Sudah jelas jika pertanian organik justru akan terus mendukung keberlanjutan alam. Mungkin efek yang kita rasakan tidak terlalu besar, namun akan mengurangi dampaknya.

Baca juga: Ini Salah Satu Hal yang Dilakukan Petani Menghadapi Perubahan Iklim

Salah satu organisasi yang berfokus dalam bidang pertanian “Rodale Institute” telah melakukan penelitian mengenai pertanian organik sejak tahun 1981. Dari sampel tanah, tumbuhan serta efisiensi energi ditunjukan bahwa pertanian organik membawa dampak positif yang lebih besar terhadap lingkungan, alam, pertanian, petani, serta kondisi sosial masyarakat sekitar. Sudah jelas bahwa pertanian organik sangat membantu dalam mengurangi dampaknya. Hal ini sejalan dengan visi dari pertanian organik, yaitu menjaga kesehatan lingkungan, memperhatikan kesehatan hewan, kondisi sosial petani dan masyarakat sekitar. Selain bagus untuk kesehatan, pertanian organik juga baik untuk kesehatan lingkungan sekitar, jadi mengapa kita tidak mencoba pertanian organik? Tertarik untuk mencobanya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Math Captcha
− 1 = 3

shares